Hubungan Interpersonal Trust Terhadap Self Disclosure Pada Remaja di Bukittinggi
Abstract
Pengungkapan diri adalah tindakan berbagi informasi pribadi tentang diri sendiri, seperti deskripsi atau hal-hal spesifik tentang pekerjaan, hobi, dan minat lainnya. Selain itu, pengungkapan diri mencakup pikiran, emosi, dan pandangan seseorang mengenai sesuatu (Amalia et al. Suasana kepercayaan interpersonal merupakan salah satu elemen yang memengaruhi pengungkapan diri. Penelitian ini berupaya untuk memastikan hubungan antara pengungkapan diri dan kepercayaan interpersonal. Penelitian ini bersifat kuantitatif. Menggunakan sampel sebanyak 397 individu dipilih menggunakan pengambilan sampel insidental sampling. Dua variabel digunakan untuk mengumpulkan data yaitu pengungkapan diri dan kepercayaan interpersonal. Analisis data penelitian dengan analisis momen produk dan hasilnya menunjukkan nilai p sebesar 0,013 (p<0,05) dan nilai koefisien korelasi sebesar 0.125. Ha diterima jika nilai signifikansi kurang dari 0,05, dan Ho diterima jika lebih besar dari 0,05.
References
Amalia, D. P., Harmin, S., & Rajab, M. (2017). Analisis komunikasi interpersonal keterbukaan diri pada penderita HIV/AIDS di Kota Kendari. Jurnal Penelitian. Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Halu Oleo.
Anas, A., Iskandar, I., & Zulfah, Z. (2018). Efektivitas Keterampilan Komunikasi Konselor terhadap Keterbukaan Diri Siswa di SMA Negeri 3 Parepare. KOMUNIDA: Media Komunikasi dan Dakwah, 8(2), 220-239.
Anindyajati, P. D. (2023). Status identitas remaja akhir: Hubungannya dengan gaya pengasuhan orang tua dan tingkat kenakalan remaja. Character, 1(2), 1-6.
Burso, M. (2018). Teori-Teori Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Kencana.
Devi, E., & Indryawati, R. (2021). Trust dan self disclosure pada remaja putri pengguna instagram. Jurnal Psikologi, 13(2), 118-132.
Devito, J. A. (2019). Human Communication The Basic Course (14th Ed.). Hoboken: Pearson Higher Education.
Devito, J. A. (2019). Human Communication The Basic Course (14th Ed.). Hoboken: Pearson Higher Education.
Fatnar, V. N., & Anam, C. (2024). Kemampuan interaksi sosial antara remaja yang tinggal di pondok pesantren dengan yang tinggal bersama keluarga (Doctoral dissertation, Universitas Ahmad Dahlan).
Gafoor, A., & Kurukkan, A. (2024). Construction And Validation Of Scale Of Parenting Style. Journal Of Behavioral And Social Sciences, 2(4), 315–323
Ghufron M. N., & Risnawita S. R. (2016). Teori-Teori Psikologi. Jogjakarta: ArRuzz Media
Hariko, R. (2017). Landasan filosofis keterampilan komunikasi konseling. Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling, 2(2), 41-49.
Hartiyani, N. (2021). Hubungan Konsep Diri dan Kepercayaan Diri dengan Interaksi Sosial Remaja Panti Asuhan Nur Hidayah Surakarta. Skripsi. Perpustakaan USM. Universitas Sebelas Maret.
Hasti, R., & Nurfarhanah, N. (2023). Hubungan Antara Interaksi Sosial Teman Sebaya Dengan Kemandirian Perilaku Remaja (Studi Korelasional terhadap SMP N 1 Padang Panjang). Konselor, 2(1).
Hidayat, K., & Bashori, K. (2016). Psikologi Sosial. Penerbit Erlangga
Ifdil, I., & Ardi, Z. (2023). Konsep Dasar Self disclosure dan Pentingnya Bagi Mahasiswa Bimbingan dan Konseling. Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan, 13(1), 110-117.
Ignatius, E., & Kokkonen, M. (2007). Factors contributing to verbal self disclosure. Nordic Psychology, 59(4), 362-391.
Juliawati, J., & Destiwati, R. (2022). Keterbukaan Diri Remaja Akhir Dalam Komunikasi Keluarga Strict Parents Di Bandung. Journal of Syntax Literate, 7(7).
Karneli, Y. (2018). Upaya guru BK untuk mengentaskan masalah-masalah perkembangan remaja dengan pendekatan konseling analisis transaksional. ISLAMIC COUNSELING Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 2(1), 79-90.
Khalilah, E. (2017). Layanan Bimbingan dan Konseling Pribadi Sosial dalam Meningkatkan Keterampilan Hubungan Sosial Siswa. JIGC, 1(1), 41-57.
Kurniawan, Y., & Sudrajat, A. (2017). Peran teman sebaya dalam pembentukan karakter siswa MTs (Madrasah Tsanawiyah). SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 14(2).
Leung, L. (2022). Loneliness, self disclosure, and ICQ (" I seek you") use. CyberPsychology & Behavior, 5(3), 241-251.
Maharani, L., & Hikmah, L. (2025). Hubungan Keterbukaan Diri dengan Interaksi Sosial Peserta Didik d Sekolah Menengah Pertama Minhajuth Thullab Way Jepara Lampung Timur. KONSELI: Jurnal Bimbingan Dan Konseling (E-Journal), 2(2), 57-62.
Maharani, L., & Hikmah, L. (2025). Hubungan Keterbukaan Diri dengan Interaksi Sosial Peserta Didik di Sekolah Menengah Pertama Minhajuth Thullab Way Jepara Lampung Timur. KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E- Journal), 2(2), 13-32.
Merdiana, R. (2022). Hubungan Antara Keterbukaan Diri (Self disclosure) Dengan Kompetensi Sosial Pada Remaja Panti Asuhan (Doctoral dissertation, UNIVERSITAS AIRLANGGA).
Monnalisza, M., & Neviyarni, S. (2018). Kepercayaan diri remaja panti asuhan Aisyiyah dan implikasinya terhadap layanan Bimbingan dan Konseling. JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia), 3(2), 77-83.
Monnalisza, M., & Neviyarni, S. (2018). Kepercayaan diri remaja panti asuhan Aisyiyah dan implikasinya terhadap layanan Bimbingan dan Konseling. JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia), 3(2), 77-83.
Nadlyfah, A. K., & Kustanti, E. R. (2018). Hubungan antara pengungkapan diri dengan penyesuaian diri pada mahasiswa rantau di semarang. Empati, 7(1), 136-144.
Nawafilaty, T. (2015). Persepsi Terhadap Keharmonisan Keluarga, Self disclosure dan Deliquency Remaja. Persona: Jurnal Psikologi Indonesia, 4(02).
Nurul, F. (2017). Hubungan Kepercayaan Diri dengan Keterbukaan Diri siswa kelas XI Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan di SMK Negeri 2 Tarakan tahun pelajaran 2017/2018. Skripsi. Perpustakaan UBT. Universitas Borneo
Terakan. Permatasari, R. F. (2021). Dukungan Sosial dan Kepercayaan Diri Terhadap Keterbukaan Diri Pada Remaja Di Panti Asuhan Tenggarong. Psikoborneo: jurnal Ilmiah Psikologi, 9(4), 850-862
Rahmah, S., Yahya, M., & Bustamam, N. (2021). Keterbukaan Diri Siswa SMA Terhadap Orang Tua, Guru Dan Teman Di Kota Banda Aceh. JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling, 6(1).
Rains, S. A., Brunner, S. R., & Oman, K. (2016). self disclosure and new communication technologies: The implications of receiving superficial self disclosures from friends. Journal of Social and Personal Relationships, 33(1), 42-61.
Rakhmat, (2005). Psikologi Komunikasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Ramadhana, M. R. (2018). Keterbukaan diri dalam komunikasi orang tua-anak pada remaja pola asuh orang tua authoritarian. Channel Jurnal Komunikasi, 6(2), 197. https://doi.org/10.12928/channel.v6i2.11582
Rezai Niaraki, F., & Rahimi, H. (2013). The impact of authoritative, permissive and authoritarian behavior of parents on self-concept, psychological health and life quality. European Online Journal of Natural and Social Sciences, 2(1), pp-78.
Rottenberg, K. J. (2010). Interpersonal trust during childhood and adolescence. USA: Cambridge Universitas Press. Jurnal Fakultas Psikologi, UMM.
Shurur, M. (2015). Hubungan antara keterbukaan diri (self disclosure) dan intensi memanfaatkan layanan bimbingan konseling terhadap perilaku agresif. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 3(4).
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tazkia, N. S., & Nawangsih, E. (2021). Hubungan Interpersonal Trust dengan Self disclosure pada Mahasiswa Pengguna Aplikasi Tinder.Prosiding Psikologi, 7(1), 42–46


.png)
.png)



