Efektivitas Konseling Dengan Pendekatan Cognitive Behavioral Therapy Pada Korban Kenakalan Remaja (Seks Bebas) Di UPTD PPA Sikka

  • Maria Riciana Dua Goit Universitas Nusa Nipa
  • Yunita Victoria Natal Universitas Nusa Nipa
Keywords: Cognitive Behavioral Therapy, Kenakalan Remaja (seks bebas)

Abstract

Masa remaja merupakan masa yang sangat rentan. Pada tahap remaja, kepribadian dan karakter individu mulai terbentuk. Ada beberapa tahapan pada masa remaja, salah satunya adalah remaja akhir. Pada tahap remaja akhir tentunya terdapat banyak perubahan yang akan muncul sebagai bentuk dari pengembangan diri, salah satunya yaitu mulai mengenal lawan jenis, jatuh cinta, dan mulai berkembangnya alat reproduksi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, diharapkan mampu menjawab permasalahan mengenai kasus kenakalan remaja (seks bebas). Hasil penelitian yang diperoleh yaitu:(1) gambaran perikau seks bebas yang dilakukan oleh DL seperti berpegangan tangan, ciuman, hingga melakukan hubungan intim atau hubungan badan (2) faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku seks bebas pada subjek yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Selain itu, individu yang melakukan hubungan seks pranikah cenderung mengalami kerentanan dan mengganggu fungsi sosial. Upaya yang dapat dilakukan terhadap subjek yang mengalami perilaku seks bebas adalah memberikan konseling individu dengan menggunakan pendekatan cognitive behavioral therapi (CBT) untuk mengurangi perilaku seks bebas pada subjek.  

References

Developmental Psychology (2012). "The Impact of Sexual Activity on Adolescent Psychological Well-Being"

Journal of Adolescent Health (2011). "Psychological and Emotional Consequences of Adolescent Sexual Behavior"

American Psychological Association (2010). "Sexual Behavior and Adolescents' Psychological Well-Being"

Journal of Youth and Adolescence (2009). "Adolescent Sexual Behavior and Mental Health: A Longitudinal Study.

Rizky Muhammad, Netrawati. (2022), Efektifitas Pendekatan Cognitive ehavioural therapy (CBT) untuk Mengatasi Depresi, Jurnal Literasi Pendidikan. Vol (1), No (2), 266-279.

Nasution A. Z .Ilman., Firman. F., Netrawati. N. (2024). Peran Konseling Behavioral CBT Dalam Mengatasi Smartphone Addiction Pada Remaja. Jurnal Penelitian & Artikel Pendidikan, vol.16,No.0,45-60.

Kusmawatun. E.,Nurjannah. N., Depriansya. D. (2021). Konseling Islam Dengan Pendekatan Cognitive Behavioral Therapi (CBT) Untuk Mengatasi Kenakalan Remaja. Jurnal Of Contemporary Islamic Counselling, Vol.1, No1, 1-10.

Ahyun. F. Q., Solehati., Prasetiya. B.(2022). Faktor Penyebab Terjadinya Peleceha Sekssual Serta Dampak Psikoogis Yang Dialami Korban. Jurnal Pendidikan Anak, Vol.3. No.2, 92-97.

Angelina. D. Y., Matulessy. A.(2013). Pola Asuh Otoriter, Kontrol Diri Dan Perilaku Seks Bebas Remaja SMK. Jurnal Psikologi Indonesia, Vol. 2, No.2, 173-182.

Hanifah. S.D., Nurwati. R. N., Santoso. M. B. (2022). Seksualitas Dan Seks Bebas Remaja. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM), Vol. 3, No.1, 57-65.

Soejoeti. S. Z. (2001). Perilaku Seks Di Kalangan Remaja Dan Permasalahannya. Jurnal kesehatan, Vol (XI), No (1), 30-34.

Afifah. i., Wijaya. M. H. D., Wardani. I (2024). Peran UPTD PPA Dalam Menangani Kasus Kekerasan Seksual Anak dan Perempuan Di Kabupaten Jember. Jurnal Pengabdian Masyarakat, Vol.3, No.4, 215-221.

Published
2025-06-02