Perubahan Konsumsi Makanan Korea Dalam Menggali Gengsi di Kalangan Mahasiswa Pendidikan Sosiologi FKIP UNTIRTA
Abstract
Perubahan konsumsi pada mahasiswa Pendidikan Sosiologi karena adanya makanan Korean menggambarkan askulturasi. Karena pengaruh budaya asing, perkembangan zaman, teknogi, dan perubahan gaya hidup. Makanan tradisional Indonesia semakin terasingan dan dianggap tidak menarik oleh kalangan anak muda sehingga anak muda mudah terpengaruh oleh adanya makanan korea. Oleh sebab itu fenomena dalam kasus ini pentingnya generasi muda untuk memahami faktor pendorong Korean food masuk pada generasi muda. Mahasiswa Pendidikan Sosiologi yang mengasosiasikam dirinya dengan gaya hidup modern dan tren internasional. Faktor media sosial dan komunitas penggemar budaya korea turut memperkuat preferensi mahasiswa terhadap makanan korea sebagai bentuk akulturasi diri dan penigkatan status sosial di lingkungan akademik. Konsumsi makanan Korea dikalangan Mahasiswa Pendidikan Sosiologi bukan skunder preferensi kuliner, tetapi menjadi bagian dari stategi sosial dalam membangun citra diri dan gengsi di lingkungan pergaulan mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan Mahasiswa Pendidikan Sosiologi FKIP UNTIRTA yang aktif mengonsumsi makanan Korea, serta analisis melalui media sosial mahasiswa Pendidikan Sosiologi yang memposting makanan Korea di sosial media pribadi. Konsumsi simbolik dan gengsi digunakan sebagai kerangka analisis untuk memahamai fenomena ini.
References
Creswell, J.W. (2018) Desain Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Metode Campuran.
Creswell. J.E. (2023) Qualitative Inaquiry and Research Design; Choosing among five aprouuchhes (3rd ed) Thausend Oaks, CA;Sage Publication.
George Ritzer. Teori Sosiologi Dari Klasik Sampai Perkembangab Trakhir Postmodern. 2022.
Musriparto dan Junaidi dkk. Budaya Populer dan Muslim Fans Korea: Consumer Experience Pada Korean Food Halal Di Hana Gimbab Yogyakarta. Jurnal Analisa sosiologi. April 2024
Nadia Firza dan Istyakara Muslichah. Anteseden Minat Muslim untuk Menbeli Korea Halal : Studi di Indonesia. Jurnal ekonomi syariah teori dan penerapan. Vol. 9 No. 3. Mei 2022.
Perwira, Erik,B. dan Maswan dkk. 2023 Analisis Pengaruh Budaya, Sosial, Pribadi, dan Psikologi Terhadap Keputusan Pembelian Makanan Korea di Kota Pontianak. Jurnal pertanian.
Puspita, Rosana E dan Puspa, Anindita N.D.A dkk (2022). Prilaku Melihat ke Depan dalam Budaya Makanan:Kasus Membeli Makanan Korea. Jurnal Sosiologi Walisongo Vol 6, No 1.
Rosi Apriliani dan Riski Setiawa. Konstruksi Konsep Diri Mahasiswa Penggemar Budaya Populer Korea. Jurnal Hermeneutika Vol.5, No. 2 November 2019.
Sari, Ercha. Dan Hulaify Akhmad. Dkk (2023). Pengaruh Korean Wave Terhadap Minat Beli Produk Korean Food Menurut Teori Prilaku Konsumsi Islam. Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMAK) Vol 2 No 1.
Suci Sandi dan Zephira Aisya. Pengaruh Makanan Tradisional pada Drama Korea Terhadap Motivasi Berkunjung Wisatawan Indonesia ke Korea Selatan. Vol. 11 No. 1. Juni 2023.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kualitatif Kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Karla Ryanda Putri dan Rizki Setiawan. Arus Budaya Pop Korea Dalam Gaya Hidup Mahasiswa Pendidikan Sosiologi FKIP UNTIRTA Dalam Perspektif Arjun Appadurai. Vol 6 No 1 (2023).
Annisa Fitriani, Yustika Irfani Lindawati, dan Haryono. Eksistensi Budaya Thrifting (Pakaian Bekas) Sebagau Tren Fashion Mahasiswa FKIP UNTIRTA. Vol 7 No 2 (2024).


.png)
.png)



