Rancangan Alat Desinfektan Otomatis Berbasis Mikrokontroler dalam Pencegahan Penyebaran Covid-19
Abstract
Pada awal masuknya covid di wilayah kota Bima pada bulan maret, terdapat sejumlah orang mengalami gejala covid bahkan ada beberapa orang yang terjangkit positif virus tersebut. Oleh karena perlunya masyarakat diberi informasi salah satu cara untuk memanimalisir penyebaran virus yaitu dengan membuat alat desinfektan otomatis, karena sistem untuk membunuh bakteri, virus, kuman, dan mikroorganisme, salah satunya yaitu COVID-19 yang merupakan penyakit menular oleh sindrom pernapasan akut coronavirus berbahaya lainnya. Alat disinfektan ini otomatis merupakan sebuah cara atau proses penggunaan sebuah mesin, sistem control, atau sebuah teknologi informasi untuk mempermudah masyarakat supaya tidak menyemprot secara manual. Desinfektan adalah cairan pembersih yang umumnya dibuat dari hidrogen peroksida, creosote, atau alkohol yang bertujuan menggunakan sensor ultrasonic HC-SR04 untuk mendeteksi jarak suatu objek dengan control Arduino Uno. Penelitian ini bertujuan untuk membuat rancangan alat disinfektan otomatis berbasis mikrokontroler dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di program studi pendidikan fisika. Metode yang digunakan ialah metode eksperimen dimana pengujian alat dan pengambilan data dilakukan dengan cara pengulangan, pada percobaan jarak 10 cm didapatkan waktu respon selama 0,1s, 0,1s, 0,1s, 0,1s, 0,1s dengan nilai debit air 0,022 L/s, 0,024 L/s, 0,02 L/s, 0,018 L/s, 0,021 L/s dengan indikator relay dan pompa menyala sebanyak 5 kali. Kinerja pengujian alat menunjukkan bahwa sistem kerja rangkaian alat desinfektan otomatis yang didasarkan objek terhadap manusia yang memiliki sistem input yang terhubung pada Mikrocontroler, sistem yang dimiliki yakni sensor Ultrasonik sebagai input sistem yang otomatis yang bertanggung jawab terhadap pembacaan objek pada saat manusia terdeteksi di depan sensor melalui gelombang Ultrasonik yang dihasilkan objek tersebut. Mikrokontroler mendapat input dari sensor Ultrasonik kemudian akan diteruskan di relay yang menghasilkan output berupa pompa air yang menyala yang akan di semprotkan pada suatu objek. Berdasarkan hasil penelitian jarak 40 cm dapat dikatakan efektif, karena terdapat standar deviasi waktu ialah 0 dan standar deviasi pada debit air yang rendah. Disarankan dalam merangkai alat, pastikan semua modul dan sensor terpasang dengan benar sesuai dengan program yang dibuat, dan menggunakan pompa yang memiliki tekanan keluaran air yang besar untuk menyemprotkan cairan desinfektan.
Downloads
References
[2] Yuliana. (2020). Corona virus disiases (Covid-19); sebuah tinjauan literature. Wallness and healthy Magazine. 2(1) https://wallness.journalpress.id/wallness/article/view/21026. Di akses 26 Juni, 2020
[3] Andi Adriyansah, Oka Hidyatama, (2013). Rancangan Bangun Prototipe Elevator Menggunakan Mikrocontroller Arduino Atmega 328p. Jurnal Teknologi Elektro, Universitas Mercu. Vol. 4 No. 3
[4] Iteastudio. (2010). Datasheetyhcsr04., https://imall.iteastudio.com/images/8161s.pdf. Di akses 27 Juni 2020.
[5] Adi Nova Trisetiyanto. (2020). Rancang Bangun Alat Penyemprot Disinfektan Otomatis Untuk Penyegahan Penyebaran Virus Corona. Joined Journal of information education. Vol.3. No.1
[6] Adam Faroqi, Eko. P. H. , Deny Kurnia Halim, dkk.(2016).Perancangan Alat Pendeteksi Kadar Polusi Udara Menggunakan Sensor Gas MQ-7 Dengan Teknologi Wireless Hc-05. Edisi Juli 2016, Volume X, No.2
[7] Arboleda, Cora R. 1981. Communications Research.Manila: CFA



