Peran Bimbingan Konseling Dalam Menangani Bullying Di Sekolah
Abstract
Bullying merupakan perilaku negatif yang sering terjadi di lingkungan sekolah, disebabkan oleh faktor keluarga, sekolah, dan teman sebaya. Perilaku ini berdampak buruk bagi korban, seperti trauma, ketakutan, depresi, hingga bunuh diri. Guru Bimbingan dan Konseling (BK) memiliki peran penting untuk mencegah dan mengatasi kasus bullying melalui layanan informasi dan konseling individual. Layanan informasi membantu siswa memahami risiko bullying, sedangkan konseling individual membantu mengatasi masalah personal terkait bullying. Konselor juga dapat menggunakan metode seperti melibatkan orang tua, menekankan konsekuensi bullying, meningkatkan pengawasan, mengajarkan empati dan pengendalian amarah, serta menyediakan kegiatan ekstrakurikuler. Kerjasama dengan berbagai pihak seperti kepala sekolah, guru, dan orang tua juga diperlukan untuk mencegah bullying menjadi kebiasaan yang dianggap normal.
References
Arum, W. S. A. (2019). Pedoman Penulisan Kajian Pustaka. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Diniaty, A. (2018). Peran Bimbingan dan Konseling dalam Mencegah Tindak Kekerasan di Sekolah. Jurnal Pendidikan Ke-SD-an, 4(2), 202-210.
Lesmana, Gusman. Kapita selekta pelayanan konseling. Vol. 1. umsu press, 2022.
Prayitno. (2012). Jenis Layanan dan Kegiatan Pendukung Konseling. Universitas Negeri Padang.
Priyatna, A. (2013). Bullying: Mengatasi Kekerasan di Sekolah dan Lingkungan Sekitar Anak. Gramedia Pustaka Utama.
Ramdani, M. R. (2016). Peran Bimbingan dan Konseling dalam Mengatasi Bullying di Sekolah. Jurnal Pendidikan Ke-SD-an, 2(1), 101-110.
Rohani, A. & Tamsil, M. (2021). Dampak Bullying terhadap Perilaku Remaja di Sekolah. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 5(2), 67-74.
Setiawan, I. (2014). Faktor-faktor Penyebab Perilaku Bullying di Kalangan Siswa. Jurnal Pendidikan, 15(2), 86-93.
Sullivan, K. (2011). The Anti-Bullying Handbook (2nd ed.). SAGE Publications.
Walgito, B. (2010). Bimbingan dan Konseling: Studi dan Karier. Andi Offset.
Wiyani, N. A. (2012). Dampak Bullying di Lingkungan Sekolah. Jurnal Pendidikan, 3(1), 45-52.
Zed, M. (2004). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.

