Pengaruh Konseling Kelompok Pendekatan Trait and Factor Terhadap Perencanaan Studi Lanjut Siswa
Abstract
Pengaruh layanan konseling kelompok dengan pendekatan Trait dan Factor terhadap perencaan studi lanjut siswa kelas XI SMA Institut Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan konseling kelompok dengan pendekatan Trait and Factor terhadap perencanaan studi lanjut siswa kelas XI SMA Institut Indonesia. Menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group, hasil menunjukkan bahwa layanan konseling kelompok memberikan pengaruh signifikan. Kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan skor dari 78,10 menjadi 96,30, sementara kelompok kontrol tidak mengalami perubahan. Layanan ini efektif membantu siswa dalam merencanakan studi lanjut berdasarkan kepribadian dan minat mereka.
References
Adhiputra, N. (2015). Konseling Kelompok Perspektif Teori Dan Aplikasi.Yogyakarta: Media Akademi.
Aswadin, A., Azmin, N., & Bakhtiar, B. (2021). Keefektifan penerapan metode simulasi pada konsep sistem peredaran darah manusia di kelas VIII SMPN 8 Satap Soromandi tahun pelajaran 2021/2022. Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (JP-IPA), 2(2), 6-10.
Arikunto, S. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : Rineka Cipta.
Ayodya, Wulan. 2013. Mau Ke Mana Setelah SMK?. Erlangga.
Basri. 2006. Metodologi Penelitian Sejarah. Jakarta: Restu Agung.
Budiman, Amin. 2012. “ Manajemen Bimbingan Karir pada SMU di Kabupaten Bandung”. Jurnal Psikolog Pendidikan dan Bimbingan vol.2 November 2012. 259-266.
Damiati. (2017). Perilaku Konsumen. Depok: PT Grafindo Persada.
Dewa Ketut Sukardi (2008). Pengantar Pelaksanaan Program BK di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.
Djalil, A. (2011). Pembelajaran Kelas Rangkap. Jakarta: Universitas Terbuka.
Kasmadi & Sunariah, Nia Siti. (2014). Panduan Modern Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.
Nova Galuh tiarasani. (2012). “Upaya Menurunkan Kecemasan Siswa dalam Pemilihan Karire Melalui Konseling Trait and Factor Pada Kelas XI B di SMK Negeri 1 Wirosari Kabupaten Grobogan Tahun Ajaran 2011/2012”. Skripsi. UNNES Semarang”.
Prayitno. 2012. Jenis Layanan Dan Kegiatan Pendukung Konseling. Prayitno, dkk., (2017). Layanan Bimbingan Kelompok dan Konseling Kelompok dan konseling yang Berhasil (Dasar dan Profil). Bogor: Ghalia Indonesia.
Sardiman. (2011). Interaksi dan Motivasi Belajar – Mengajar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Sharf, R.S. (2013). Applying Career Development Theory to Counseling (6thed). Boston : Thomas Brooks/Cole.
Siti Fitriana (2010). Meningkatkan Kecerdasan Emosional Melalui Layanan Konseling Kelompok : Majalah Lontor.
Slameto. 2010. Belajar dan Faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Sugiyono (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D Bandung : Alfabeta.
Walgito, B. (2010). Bimbingan + konseling (studi & karier). C.V ANDI OFFSET.
Winkel W.S. dan MM.Sri Hastuti. (2006). Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan. Yogyakarta : Media Abadi.
Wijayanto, Dian. (2012). Pengantar Manajemen. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Yovanka, Erina. (2012). “Program Bimbingan Karir untuk meningkatkan Kematangan Karir Siswa” Tesis. UPI Bandung.

