Pengembangan E-Modul Logoterapi dalam Bimbingan Konseling untuk Mencegah Perilaku FoMO pada Siswa SMAN 3 Makassar
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan pengembangan e-modul logoterapi dalam layanan bimbingan dan konseling untuk mencegah perilaku Fear of Missing Out (FoMO) pada siswa, menyusun prototipe e-modul, serta menguji tingkat validitas dan kepraktisannya. Penelitian dilaksanakan di SMAN 3 Makassar dengan menggunakan metode Research and Development (R&D) yang mengacu pada model Borg dan Gall. Subjek penelitian melibatkan dua dosen Bimbingan dan Konseling sebagai validator materi, dua dosen Teknologi Pendidikan sebagai validator media dan desain, serta dua guru bimbingan dan konseling sebagai praktisi yang menilai kepraktisan produk. Data diperoleh melalui angket analisis kebutuhan, lembar validasi ahli, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa skor rata-rata dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan e-modul logoterapi dalam bimbingan dan konseling sangat dibutuhkan sebagai upaya pencegahan perilaku FoMO pada siswa. Prototipe yang dihasilkan mencakup perencanaan e-modul dan pengembangan materi yang terdiri atas pendahuluan, pengenalan FoMO, pemahaman akar permasalahan FoMO, pengantar logoterapi, penerapan logoterapi, serta pembangunan kehidupan yang bermakna. Hasil validasi ahli materi maupun ahli media menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan berada pada kategori valid. Selain itu, penilaian praktisi mengindikasikan bahwa e-modul tersebut praktis digunakan dalam layanan bimbingan pribadi dan sosial untuk membantu mencegah perilaku FoMO pada siswa.
References
Afdilah, I. Z., Hidayah, N., & Lasan, B. B. (2020). Fear of missing out in analysis of logotherapy. Proceedings of the 6th International Conference on Education and Technology (ICET 2020). Atlantis Press.
Alfian, I. (2024). FoMO dan media sosial: Dampak perilaku konsumtif terhadap kesehatan mental dan keuangan dari perspektif Islam. PROFJES: Profetik Jurnal Ekonomi Syariah, 3(2).
Asyifa, H. A., Hidayah, K., & Haryanto, H. C. (2024). Pengaruh fear of missing out (FoMO) terhadap pembelian impulsif online food delivery pada generasi Z. Jurnal Consulenza: Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi, 7(2), 44–56.
Aurelya, C. H. (2021). Pengaruh intensitas penggunaan media sosial terhadap munculnya sindrom fear of missing out (FoMO) (studi kasus media sosial TikTok di kalangan generasi Z). Universitas Atma Jaya Yogyakarta, 3, 1–36.
Bagaskara, M. I. (2025). Dampak penggunaan media sosial "brain rot" terhadap kesehatan mental remaja. Jurnal Sosial dan Teknologi (SOSTECH), 5(3), 350–357.
Fahsya, N. K. P. A., & Junaidi, A. (2025). Fenomena fear of missing out (FOMO) pada generasi Z dalam mengikuti trend TikTok. Kiwari, 4(1), 61–70.
Farisandy, E. D., & Surjaningrum, E. R. (2021). Efektivitas logoterapi dalam meningkatkan konsep diri remaja di panti sosial. Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP), 7(1), 24.
Fazria, N. (2024). Fear of missing out (FOMO) pada remaja pengguna media sosial: Studi pendahuluan. Pendidikan Sosial dan Konseling, 2(3), 1193–1202.
Fitri, H., Hariyono, D. S., & Arpandy, G. A. (2024). Pengaruh self-esteem terhadap fear of missing out (FOMO) pada generasi Z pengguna media sosial. Jurnal Psikologi, 1(4), 21.
Hasanudin, A. S., Kurniati, & Septiani, M. (2022). Karakteristik modul digital berbasis interactive flipbook pada mata kuliah evaluasi program untuk mendorong pembelajaran self integrated di perguruan tinggi. Prosiding Teknologi Pendidikan, 1(2), 1–7.
Imaddudin. (2021). Fear of missing out dan konsep diri generasi Z: Ditinjau dari aspek komunikasi. Jurnal of Public Relation and Media Communication, 2(1), 26–35.
Kaloeti, D. V. S., Kurnia S, A., & Tahamata, V. M. (2021). Validation and psychometric properties of the Indonesian version of the fear of missing out scale in adolescents. Psicologia: Reflexao e Critica, 34(1).
Kusumaisna, K., & Satwika, Y. W. (2023). Hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dengan fear of missing out (FoMO) pada dewasa awal pengguna aktif media sosial di Kota Surabaya. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 10(02), 749–764.
Muhamad, N. (2024). Mayoritas Anak Muda Indonesia Gunakan Internet Untuk Media Sosial. Jakarta: Kata Data Network.
Nurhasanah, A. (2024). Fenomena FOMO (fear of missing out) pada masyarakat perkotaan di Indonesia. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Bahasa, 2(2), 101–102.
Nurismawan, A., S, Lisnanti, A. U., Nafilasari, H. I., & Purwoko, B. (2023). Pendekatan konseling Viktor Frankl dan relevansinya bagi pendampingan siswa di masa krisis. Jurnal Filsafat Indonesia, 6(1), 126–131.
Panggabean, A. D. (2024). Ini data statistik penggunaan media sosial masyarakat Indonesia tahun 2024. Jakarta: Radio Republik Indonesia.
Perdana, D. D., Widiayanti, W., & Gushevinalti, G. (2024). Fenomena fear of missing out (FOMO) pada generasi Z pengguna media sosial Instagram. SOURCE: Jurnal Ilmu Komunikasi, 10(1), 54–64.
Puspitasari, C. A., Kamaludin, M., Pratama, M. R., & Azahra, S. A. (2025). Pengaruh fenomena fear of missing out (FOMO) terhadap tingkat kecemasan dan kepuasan hidup mahasiswa Gen Z di media sosial. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(1), 1298–1310.
Putu, M. I. I., & Karyawati, A. A. I. N. (2025). Analisis sentimen fenomena FoMO gaya hidup sehat menggunakan metode Naïve Bayes classifier. Jnatia, 3(4), 775–784.
Santika, E. F. (2024). Indonesia’s internet penetration rate reaches 79.5% in 2024. Jakarta: Kata Data Network.
Siagian, I. O., & Niman, S. (2020). Efektifitas logoterapi terhadap harga diri rendah situasional pada mahasiswa. Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia, 10(2), 337–344.
Wahyuningtyas, I., IM Hambali, & Muslihati. (2024). Profil kecenderungan fear of missing out (FoMO) pada siswa sekolah menengah atas. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 9(2), 984–991.

