Efektivitas Bimbingan Kelompok SFBC untuk Meningkatkan Kecerdasan Emosional Siswa SMA

  • Suci Rahmadhani Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh
  • Usfur Ridha Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh
Keywords: Kecerdasan Emosional, Bimbingan Kelompok, Siswa SMA, Solution-Focused Brief Counseling

Abstract

Kecerdasan emosional berperan penting dalam keberhasilan akademik, penyesuaian sosial, dan kesejahteraan psikologis siswa. Namun, banyak siswa SMA masih mengalami kesulitan dalam regulasi emosi, kesadaran diri, empati, dan hubungan interpersonal, sehingga diperlukan intervensi konseling yang efektif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas bimbingan kelompok berbasis Solution-Focused Brief Counseling (SFBC) dalam meningkatkan kecerdasan emosional siswa SMA Negeri 7 Banda Aceh. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen one-group pretest-posttest. Partisipan berjumlah 10 siswa yang dipilih melalui purposive sampling berdasarkan skor kecerdasan emosional rendah. Data dikumpulkan menggunakan Skala Kecerdasan Emosional berdasarkan dimensi kesadaran diri, regulasi emosi, motivasi diri, empati, dan manajemen hubungan, kemudian dianalisis menggunakan N-Gain, uji normalitas, uji-t satu sampel, dan effect size dengan bantuan SPSS. Hasil dan Pembahasan: Skor rata-rata pretest meningkat dari 178,9 menjadi 251,6 pada posttest, dengan rata-rata N-Gain 0,61 (kategori sedang). Uji-t satu sampel menunjukkan hasil signifikan (t = 12,842; p < 0,001), sedangkan nilai effect size sebesar 0,95 menunjukkan dampak praktis yang kuat. Simpulan: Bimbingan kelompok berbasis SFBC efektif meningkatkan kecerdasan emosional siswa SMA dan dapat diterapkan sebagai pendekatan konseling strategis untuk mendukung perkembangan emosional dan sosial siswa di lingkungan pendidikan.

References

Abraham, I., & Supriyati, Y. (2022). Desain kuasi eksperimen dalam pendidikan: Literatur. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 8(3).

Al Habsy, B., Rahmawati, A., Ariyanti, D. W., Zahro, C. I., & Santoso, H. R. P. (2024). Pendekatan solution focused brief counseling dalam konseling kelompok. Jurnal Pendidikan Non Formal, 1(4), 14.

Al Muhandis, M. A., & Riyadi, A. (2023). Analisis efektivitas Customer First Quality First Approach pada Training Quality Dojo dengan metode Quasi Eksperimen One Group Pretest Posttest Design. Journal of Applied Multimedia and Networking, 7(2), 98–106.

Amalia, M., Purwati, P., & Hijrah, E. P. (2025). Pengaruh konseling kelompok dengan teknik restrukturisasi kognitif untuk meningkatkan kecerdasan emosional remaja. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 11(2), 99–111.

Darmayanti, N. (2024). Peran konseling kelompok untuk pengembangan diri siswa: Studi literatur. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(001 Des), 607–618.

Delima, A. I., & Sari, C. A. K. (2021). Pengaruh bimbingan kelompok teknik diskusi terhadap kemampuan interaksi sosial remaja. Jurnal Al-Taujih: Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami, 7(1), 29–37.

Fauziatun, N., & Misbah, M. (2020). Relevansi kecerdasan emosional (EQ) dan kecerdasan spiritual (SQ) dengan pendidikan karakter. Jurnal Kependidikan, 8(2), 142–165.

Fikriah, S. A., et al. (2022). Gangguan emosional pada pelajar SMA di Depok saat masa pandemi COVID-19. Aptekmas: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 5(2), 123–129.

Fitriani, I., Alwi, N., & Syam, S. (2025). Urgensi kecerdasan emosional (emotional intelligence) dalam pembentukan karakter peserta didik pada jenjang sekolah dasar: Tinjauan teoritis dan implikasinya dalam praktik pendidikan. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 2(4), 11.

Gadink, M., & Sukenti, D. (2024). Pengaruh kecerdasan emosional terhadap penilaian autentik di sekolah menengah atas. Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(1), 681–688.

Harianja, M. R., Yusup, M., & Siahaan, S. M. (2024). Uji N-Gain pada efektivitas penggunaan game dengan strategi SGQ untuk meningkatkan berpikir komputasi dalam literasi energi. Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains, 13(2), 303–310.

Herman, P. Y., & Karneli, Y. (2025). Efektivitas konseling kelompok dengan pendekatan rational emotive behavior untuk meningkatkan self-esteem pada remaja. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(12).

Kardimin, K., Harmi, H., & Hartini, H. (2024). Pelaksanaan bimbingan kelompok dalam mengembangkan keterampilan berkomunikasi santri PP Ahlussunnah Terpadu Kota Lubuklinggau [Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Curup].

Laoli, B. W. P., Waruwu, D. E., & Lase, C. E. T. (2025). Kecerdasan emosional dalam manajemen pengambilan keputusan. Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis, 2(1), 23–30.

Liyanti, C. N., & Subhi, M. R. (2025). Strategi pengendalian emosi untuk meningkatkan kecerdasan emosi siswa di MI Walosingo Paesan. Jurnal Asimilasi Pendidikan, 3(3), 100–111.

Lubis, F. (2024). Meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal siswa melalui konseling kelompok dengan teknik penguatan positif pada siswa kelas VIII-1 SMP Swasta Nur Azizi. Journal of Creative Student Research, 2(1), 341–353.

Maryati, L., Fadila, F., & Sumarto, S. (2025). Meningkatkan kecerdasan sosial siswa melalui bimbingan kelompok dalam mengatasi masalah bullying di SMA Negeri 4 Rejang Lebong [Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Curup].

Melinda, E. Y., et al. (2025). Efektivitas layanan konseling kelompok dalam penelitian terkini (2020-2025). Sosial: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS, 3(2), 11–45.

Muchsini, B. (2024). Hubungan kecerdasan emosional dan self-esteem dengan prestasi belajar: Jurnal penyesuaian pada siswa SMA. Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia, 22(2), 46–56.

Mukhlisa, P., Yohenda, S., Yanti, U., & Yarni, L. (2024). Kecerdasan emosional (emotional intelligence / EQ). Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Sosial Humaniora, 2(1), 115–127.

Muliani, V., & Sano, A. (2024). Efektivitas layanan bimbingan kelompok dalam meningkatkan kecerdasan emosional siswa. Masaliq, 4(3), 651–658.

Rizal, M., & Permana, H. (2022). Efektivitas layanan konseling kelompok dengan analisis transaksional untuk meningkatkan kecerdasan emosional siswa. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 6(1), 129–136.

Rohmah, N. (2018). Integrasi kecerdasan intelektual (IQ), kecerdasan emosi (EQ), dan kecerdasan spiritual (SQ) dalam meningkatkan etos kerja. Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Ilmiah, 3(2), 77–102.

Ruslan, R., Mahmuddin, M., & Aderus, A. (2023). Kaitan potensi IQ, EQ, dan SQ dengan wahyu. Edu Sociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 6(2), 1191–1198.

Safitri, N. A., & Adistana, G. A. Y. P. (2021). Efektivitas implementasi media e-learning terhadap hasil belajar siswa sekolah menengah kejuruan: Studi meta-analisis. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(2), 4021–4031.

Sianturi, R. (2022). Uji homogenitas sebagai syarat pengujian analisis. Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama, 8(1), 386–397.

Yuliana, Y., Suryana, S., & Saprialman, S. (2024). Manajemen kesiswaan dalam pengembangan kecerdasan emosional peserta didik di Madrasah Aliyah Negeri 4 Karawang. Indonesian Research Journal on Education, 4(4), 364–369.

Yusuf, M. A. (2024). Multiple intelligent, social intelligent, emotional spiritual quotient. Mutaaddib: Islamic Education Journal, 2(1), 102–126.

Published
2026-10-31