Penerapan Bimbingan Kelompok Teknik Permainan Dialog Gestalt untuk Meningkatkan Kecerdasan Emosional Siswa Kelas XI TAV SMK Negeri 4 Medan

  • Nabiilah Husnaa Br. Tarigan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
  • Adzro Aqilah Faiza Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
  • Nur Farhanah Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
  • Gusman Lesmana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Keywords: Bimbingan Kelompok, Dialog Gestalt, Kecerdasan Emosional

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan bimbingan kelompok dengan teknik permainan dialog Gestalt untuk meningkatkan kecerdasan emosional siswa kelas XI Teknik Audio Video (TAV) SMK Negeri 4 Medan. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK) yang dilaksanakan melalui tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi dalam dua siklus. Populasi penelitian berjumlah 35 siswa, sedangkan 10 siswa dipilih secara purposif berdasarkan hasil Inventori Tugas Perkembangan (ITP) dan observasi awal. Data dikumpulkan melalui angket kecerdasan emosional, observasi, wawancara singkat, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor kecerdasan emosional meningkat dari 58,2 pada kondisi awal menjadi 69,5 pada siklus I dan 83,0 pada siklus II. Peningkatan kondisi awal sampai siklus II mencapai 24,8 poin atau 42,61%. Rata-rata skor observasi perilaku juga meningkat dari 2,08 menjadi 2,78 dan 3,50. Pada siklus II, sembilan dari sepuluh siswa mencapai kategori tinggi dan satu siswa berada pada kategori sedang, sehingga ketercapaian tindakan mencapai 90% dan melampaui indikator keberhasilan 80%. Hasil ini menunjukkan bahwa dalam konteks kelompok yang diteliti, bimbingan kelompok dengan teknik permainan dialog Gestalt diikuti oleh siswa mengalami proses peningkatan berdasarkan dari kecerdasan emosional dan perilaku emosional siswa.

References

Cipriano, C., Strambler, M. J., Naples, L. H., Ha, C., Kirk, M., Wood, M., Sehgal, K., Zieher, A. K., Eveleigh, A., McCarthy, M., Funaro, M., Ponnock, A., Chow, J. C., & Durlak, J. (2023). The state of evidence for social and emotional learning: A contemporary meta-analysis of universal school-based SEL interventions. Child Development, 94(5), 1181–1204. https://doi.org/10.1111/cdev.13968

Goleman, D. (n.d.). Emotional Intelligence.

Greenfield, D. P. (2004). Book Section: Essay and Review: Current Psychotherapies (Sixth Edition). The Journal of Psychiatry & Law, 32(4), 555–560. https://doi.org/10.1177/009318530403200411

Habsy, B. A. (2017). Model Konseling Kelompok Cognitive Behavior Untuk Meningkatkan Self Esteem Siswa Smk. Perspektif Ilmu Pendidikan, 31(1), 21–35. https://doi.org/10.21009/PIP.311.4

Harahap, M., Wibowo, M. E., & Mulawarman, M. (2021). Efektifitas Konseling Kelompok Gestalt Teknik Empty Chair dan Role Revelsal untuk Meningkatkan Self Esteem Siswa. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 7(2). https://doi.org/10.58258/jime.v7i2.1990

Hartono, H., Mudhar, M., Muwakhidah, M., Pravesti, C. A., & Mufidah, E. F. (2022). Pelatihan Penelitian Tindakan Bimbingan Dan Konseling Untuk Meningkatkan Minat Penelitian Guru Bimbingan Dan Konseling. Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 690–700. https://doi.org/10.46576/rjpkm.v3i2.1875

Kartadinata. (2011). Petunjuk teknis penggunaan Inventori Tugas Perkembangan siswa SLTA (ITP-SLTA). Universitas Pendidikan Indonesia.

Kemmis, S., McTaggart, R., & Nixon, R. (2014). The Action Research Planner: Doing Critical Participatory Action Research. Springer Singapore. https://doi.org/10.1007/978-981-4560-67-2

MacCann, C., Jiang, Y., Brown, L. E. R., Double, K. S., Bucich, M., & Minbashian, A. (2020). Emotional intelligence predicts academic performance: A meta-analysis. Psychological Bulletin, 146(2), 150–186. https://doi.org/10.1037/bul0000219

Mayer, J. D., Salovey, P., & Caruso, D. R. (2004). Target Articles: “Emotional Intelligence: Theory, Findings, and Implications.” Psychological Inquiry, 15(3), 197–215. https://doi.org/10.1207/s15327965pli1503_02

Muliani, V., & Sano, A. (2024). Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok dalam Meningkatkan Kecerdasan Emosional Siswa. Masaliq, 4(3), 651–658. https://doi.org/10.58578/masaliq.v4i3.3000

Ndhlovu, D., & Mwanza, N. (2024). Use of the Empty Chair Gestalt Counselling Technique in Helping University Students with Peer Relationship Challenges: A Hermeneutic Phenomenological Approach. International Journal of Research and Scientific Innovation, XI(VII), 528–539. https://doi.org/10.51244/IJRSI.2024.1107040

Pratama, Z. A., Syahriman, S., & Afriyati, V. (2021). Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Permainan (Game) untuk Meningkatkan Kecerdasan Emosional Siswa Kelas Viii Smp Negeri 18 Kota Bengkulu. Triadik, 20(1), 1–9. https://doi.org/10.33369/triadik.v20i1.16464

Prayitno. (2007). Layanan bimbingan dan konseling kelompok (dasar dan profil). Ghalia Indonesia.

Puffer, K. A., Pence, K. G., & Ferry, A. E. (2021). A Feasibility Study on an Ultra-Brief Intervention for Improving Freshmen’s Emotional Intelligence. Journal of Intelligence, 9(3), 36. https://doi.org/10.3390/jintelligence9030036

Romlah. (2006). Teori dan praktek bimbingan kelompok. Universitas Negeri Malang.

Salovey, P., & Mayer, J. D. (1990). Emotional Intelligence. Imagination, Cognition and Personality, 9(3), 185–211. https://doi.org/10.2190/DUGG-P24E-52WK-6CDG

Sauli, F., Wenger, M., & Fiori, M. (2022). Emotional competences in vocational education and training: State of the art and guidelines for interventions. Empirical Research in Vocational Education and Training, 14(1), 4. https://doi.org/10.1186/s40461-022-00132-8

Suntari, E., & Triningtyas, D. A. (2015). Pengaruh Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Role Play Terhadap Kecenderungan Perilaku Agresif Siswa Kelas VIII-E Smp Negeri 1 Barat Kabupaten Magetan. Counsellia: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 5(2). https://doi.org/10.25273/counsellia.v5i2.447

Susanti Dyastuti. (2012). Mengatasi Perilaku Agresif Pelaku Bullying Melalui Pendekatan Konseling Gestalt Teknik Kursi Kosong. Department of Guidance and Counseling, UNNES, Vol 1 No 1 (2012): September 2012. author

Triana, A. M., Margaretha, D., & Erlinda, M. (2024). Efektivitas Penerapan Teknik Role Playing Melalui Bimbingan Kelompok Untuk Peningkatan Kecerdasan Emosional Siswa. ARSEN : Jurnal Penelitian Pendididikan, 1(2), 59–65. https://doi.org/10.30822/arsen.v1i2.2953

Trijayanti, Y. W., Nurihsan, J., & Hafina, A. (2019). Gestalt Counseling with Empty Chair Technique to Reduce Guilt among Adolescents at Risk. Islamic Guidance and Counseling Journal, 2(1), 1. https://doi.org/10.25217/igcj.v2i1.302

Wahyuni, I. L., Kusdaryani, W., & Maulia, D. (2024). The Effect of Group Guidance Simulation Game Technique to Improve Emotional Intelligence of Students of Class X-RPL SMK Negeri 10 Semarang. Jurnal Indonesia Sosial Sains, 5(09), 2278–2286. https://doi.org/10.59141/jiss.v5i09.1372

Widyawati, P., & Sofiah, D. (2026). Konseling Gestalt untuk Hambatan Regulasi Emosi yang Berkaitan dengan Unfinished Bussiness. Jurnal Psikologi, 3(2), 8. https://doi.org/10.47134/pjp.v3i2.5512

Wong, C.-S., & Law, K. S. (2002). The effects of leader and follower emotional intelligence on performance and attitude. The Leadership Quarterly, 13(3), 243–274. https://doi.org/10.1016/S1048-9843(02)00099-1

Published
2026-11-02