Identifikasi Jenis Kepiting (Brachyura) Di Hutan Bakau Desa Jaring Halus Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara

  • Nadiya Mumtaz Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Kartika Manalu Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Zahratul Idami Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
Keywords: Hutan bakau, Jaring halus, Scylla serrata, Uca sp.

Abstract

Kepiting merupakan binatang anggota krustasea berkaki sepuluh dari ordo Brachyura, yang dikenal mempunyai ekor yang sangat pendek atau yang perutnya sama sekali tersembunyi dibawah dada, tubuhnya dilindungi oleh karapaks yang sangat keras, tersusun dari kitin dan dengan sepasang capit. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah Desa Jaring Halus yang merupakan sebuah desa di daerah pesisir yang berlokasi di Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat. Lokasi desa secara tepat terletak pada garis koordinat 3°51’30”–3°59’45” LU dan 98°30′–98°42′ BT. Hutan bakau yang terdapat di desa ini merupakan hutan desa yang dikelola secara bersama-sama oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis dan habitat kepiting (Brachyura) yang terdapat di kawasan hutan bakau di Desa Jaring Halus Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Metodenya menggunakan 2 metode penangkapan yaitu dengan menggunakan perangkap (bubu) dan hand shorting yang diperoleh dari 3 stasiun. Penelitian menunjukkan ditemukan 4 spesies kepiting di Hutan bakau Desa Jaring halus Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara yaitu Scylla serrata, Uca rosea, Uca annulipes, dan Uca coarctata yang telah diidentifikasi secara mrfologi morfometrik dan merismetik. Habitat Kepiting bakau (Brachyura) dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Adapun faktor lingkungan di lokasi penelitian meliputi suhu berkisar 28,8-29,7oC, salinitas berkisar 6-20 ppt, pH air berkisar 6,8-7,3, kadar oksigen terlarut 54-63 ppm, dan didapatkan hasil dari tekstur substrat habitat kepiting yaitu Llip atau Lempung liat berpasir.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adha, M. (2015). Analisis Kelimpahan Kepiting Bakau (Scylla spp) di Kawasan Mangrove Dukuh Senik, Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Skripsi. Jurusan Ilmu Pendidikan Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Walisongo. Semarang.

Afrianto, E., dan Liviawaty, E. (1992). Pemeliharaan Kepiting. Kanisius. Yogyakarta.

Agus, M. (2008). Analisis Carrying Tambak pada Sentra Kepiting Biola Di Kabupaten Pemalang Jawa tengah. Tesis. Universitas Diponegoro. Semarang.

Aprilyanto, D., Fahri, dan Annawaty. (2017). Identifikasi Spesies Kepiting Bakau Famili Ocypopidae di Kabonga Kecil, Donggala, Sulawesi Tengah. Zoo Indonesia, 26(2) : 91-106.

Asmara, H. (2004). Analisis Beberapa Aspek Reproduksi Kepiting Bakau (Scylla serrata) di Perairan Segara Anakan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah Skripsi. Bogor: Fakultas Perikanan, Institut Pertanian Bogor.

Barus, T. A. (2004). Pengantar Limnologi Studi Tentang Ekosistem Air Daratan. Universitas Sumatera Utara, Medan

Bengen, D.G. (1999). Ekosistem dan Sumberdaya Alam Pesisir, Bahan Kuliah SPLB. Program Pasca Sarjana IPB. Bogor.

Carpenter, K. E., and Niem. V. H. (1998). Spesies Identification Guide for Fishery Purposes. The Living Marine Resources of The Wastern Central Pacific. Volume 2. (Cephalopods, Crustaceans, Holothurians and Shark). Food and Agriculture Organization of The United Stations.

Daulay, E.J. (2013). Kepadatan dan Distribusi Kepiting Bakau Scylla spp. Serta Hubungannya dengan Faktor Fisik Kimia di Ekosistem Mangrove Belawan Sumatera Utara. Tesis. Program Pascasarjana Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara. Medan.

Gita, R. S. D., Sudarmadji., dan Waluyo, J. (2015). Pengaruh Faktor Abiotik terhadap Keanekaragaman dan Kelimpahan Kepiting Bakau (Scylla spp.) di Hutan Mangrove Blok Bedul Taman Nasional Alas Purwo. Bonorowo Wetlands. 5 (1): 11-20.

Ghufron, H.K. (2007). Budidaya Kepiting Bakau (Pembenihan, Pembesaran dan Penggemukan). PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Ghufran, M., dan Kordi, H. (2007). Budidaya Kepiting Bakau. CV Aneka Ilmu, Semarang.

Hamidy, R. (2010). Struktur Keragaman Komunitas Kepiting di Kawasan Hutan Mangrove Fakultas Kelautan, Universitas Riau, Desa Purnama Dumai. Ilmu Lingkungan. 4 (2): 81-91.

Hanafi, Sofwan, A., M., dan Yani, A. (2020) Keanekaragaman Kepiting Biola pada Kawasan Hutan Mangrove Desa Karimunting Kecamatan Sungai Raya Kepulauan Kabupaten Bengkayang. Jurnal Hutan Lestari, 8 (2) : 350 – 364.

Hanjani, A. (2019). Analisis Ekologi dan Morfometrik Kepiting Bakau (Scylla spp) pada Kawasan Estuaria di Pesisir Wonorejo, Rungkit, Surabaya. Skripsi. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel. Surabaya.

Idola, I., Junardi, dan Setyawati, T. R. (2018). Inventarisasi Kepiting Air Tawar (Brachyura) di Cabang Panti Taman Nasional Gunung Palung Kalimantan Barat. Jurnal Protobion, 7 (3) : 135-142.

Kasry, A. (1996). Budidaya Kepiting Bakau dan Biologi Ringkas. Penerbit PT. Bhatara Niaga Meda. Jakarta.

Kordi, M.G.H. (1997). Budidaya Kepiting dan Ikan Bandeng di Tambak Sistem Poli- kultur. Dahara Prize. Semarang.

Machintos, DJ. (1982). Ecologic and productivity of Malaysian mangrove crab population (Decapoda: Brachyura). Proc. As. Symp. Mangr. Env. – Res & Management, 1982 : 354-377.

Mega, S. S. (2019). Studi hubungan faktor lingkungan terhadap kelimpahan dan keanekaragaman kepiting bakau (Scylla spp.) di perairan estuari desa percut kabupaten deli serdang. Skripsi. Universitas Sumatera Utara, Medan.

Moosa, M.K. (1981). Beberapa catatan mengenai rajungan dari teluk jakarta dan pulau-pulau seribu. Sumberdaya Bahari Hayati (Rangkuman Beberapa Hasil dari Penelitian Pelita II). Jakarta

Murniati, D.C. (2008). Uca lactea (De Haan,1835) (Decapoda;Crustaceae) Kepiting Biola Dari Mangrove. Fauna Indonesia, 8 (1): 14- 17

Murniati, D.C, Pertiwi, R. (2015). Kepiting Uca di Hutan Mangrove Indonesia Tinjauan Aspek Biologi dan Ekologi untuk Eksplorasi. LIPI Press. Jakarta.

Nontji, A. (2005). Laut Nusantara. Djambatan. Jakarta.

Omar, S. B. A. (2015). Modul Praktikum Biologi Perikanan. Jurusan Perikanan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin. Makassar.

Pramudji. (2000). Hutan Mangrove di Indonesia : Peranan Permasalahan dan Pengelolaannya. EJournal Mangrove, 25 (1): 13-20.

Pratiwi, R. (2011). Biologi Kepititng Bakau (Scylla spp) di Perairan Indonesia. Jurnal Oseana. 36 (1) : 1-11.

Pratiwi, R. (2014). Karakterlstik Morfologi Kepiting Mangrove Uca spp (Crustacea: Decapoda: Ocypodidae). Jurnal Oseana, 39 (2) : 23 – 32.

Prianto, E. (2007). Peran Kepiting Sebagai Species Kunci (Keystone Spesies) pada Ekosistem Mangrove. Prosiding Forum Perairan Umum Indonesia IV. Balai Riset Perikanan Perairan Umum. Banyuasin.

Puteri, D., Sitorus, H., dan Muhtadi, A. (2017). Keragaman Ikan di Perairan Ekosistem Mangrove Desa Jaring Halus Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Jurnal ilmu-ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan, 6 (2) : 145- 152.

Redjeki, S., Arif, M., Hartati, R., dan Pinandita, L.K. (2017). Kepadatan dan Persebaran Kepiting (Brachyura) di Ekosistem Hutan Mangrove Segara Anakan Cilacap. Jurnal Kelautan Tropis. 20 (2) : 131-139.

Romimohtarto, K., dan Juwana, S. (2005). Biologi Laut : Ilmu pengetahuan tentang biota laut. Jambatan. Jakarta.

Rusmadi. (2014). Studi Biologi Kepiting di Perairan Teluk Dalam Desa Malang Rapat Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau. Skripsi Jurusan Ilmu Kelautan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan. Universitas Maritim Raja Ali Haji. Riau.

Sentosa, A.A., dan Syam, A.R. (2011). Sebaran Temporal Faktor Kondisi Kepiting Bakau (Scylla serrata) di Perairan Pantai Mayangan, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Jurnal Perikanan (J. Fish. Sci,) XIII (1): 35 – 39

Sirait, J.M. (1997). Kualitas Habitat Kepiting Bakau, Scylla serrata, S.oceanica, dan S.tranquebarica, di Hutan Mangrove RPH Cibuaya, Karawang. Skripsi. Fakultas Perikanan. IPB. Bogor.

Sumarto, S., dan Koneri, R. (2016). Ekologi Hewan. CV Patra Media Grapindo. Bandung.

Suryanto, D., Khadijah, S.N., dan Yurnaliza. (2005). Potensi Isolat Bakteri Dari Kepiting Batu Untuk Mengasilkan Minyak Kelapa Secara Fermentasi. Jurnal Mikrobiologi Indonesia. 10 (1) : 14-16.

Susanti, L. (2019). Identifikasi Jenis Kepiting yang Tertangkap di Ekosistem Manggrove Kampung Madong, Kelurahan Kampung Bugis, Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Skripsi. Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau. Pekanbaru.

Wahyudi, W., Watiniasih, N.L., dan Yusup, D.S. (2014). Jenis dan Sebaran Uca sp. (Crustacea: Decapoda: Ocypodidae) Di Kawasan Hutan Mangrove Benoa, Badung, Bali I. Tesis. Program Studi Magister Ilmu Biologi, Program Pascasarjana. Universitas Udayana. Kampus Sudirman. Bali.

Published
2025-04-20