Eksplorasi Aspek Kognitif Siswa Kelas X SMAN 14 Bone Melalui Kegiatan Ekowisata Pada Materi Keanekaragaman Hayati
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi aspek kognitif siswa dalam memahami konsep keanekaragaman hayati melalui kegiatan ekowisata sebagai bentuk pembelajaran kontekstual di SMAN 14 Bone. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan tujuh siswa kelas X yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ekowisata berperan signifikan dalam memperkuat aspek kognitif siswa pada tiga ranah utama, yaitu: pemahaman konsep ekosistem, keterampilan observasi dan identifikasi spesies, serta kesadaran ekologis. Siswa mampu mengaitkan teori dengan fenomena nyata, mengidentifikasi flora dan fauna lokal seperti Ficus septica dan Anguilla bicolor, serta menunjukkan peningkatan reflektif terhadap pentingnya konservasi lingkungan. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa kegiatan ekowisata dapat dijadikan strategi pembelajaran biologi yang efektif dan kontekstual untuk meningkatkan kemampuan berpikir ilmiah serta kesadaran lingkungan siswa
Downloads
References
Adharani, Y., Zamil, Y. S., Astriani, N., & Afifah, S. S. (2020). Penerapan konsep ekowisata di Kecamatan Cihurip Kabupaten Garut dalam rangka perlindungan dan pengelolaan lingkungan. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1), 179.
Afifah, D. I., Ulfah, M., & Nurhayati, E. (2023). Penggunaan Media Edpuzzle untuk Meningkatkan Aspek Kognitif Siswa SMA. Journal on Teacher Education, 4(4), 308–316.
Angela, V. F. (2023). Strategi pengembangan ekowisata dalam mendukung konservasi alam Danau Tahai. JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 8(3), 984–993.
Annam, S., Naf’atuzzahrah, & Syuzita, A. (2024). Ekowisata Mangrove Desa Lembar Selatan sebagai Sumber Belajar IPA. Hamzanwadi Journal of Science Education, 1(2), 10–15. https://doi.org/10.29408/hijase.v1i2.26940
Dewanti, A. P., Diassari, A., Putra, B. A., Safarosarita, D., Novitasari, F., Mufidah, H. R., Laksono, M. B., & Faizah, U. N. (2021). Konservasi Keanekaragaman Hayati Tanaman Obat Dalam Pandangan Islam. PISCES: Proceeding of Integrative Science Education Seminar, 1(1), 307–313.
Dewi, G. A. K., Jamaluddin, J., & Syukur, A. (2024). Persepsi Guru dan Siswa Tentang LKPD Sains-Ekowisata Mangrove Pada Siswa SMAN 1 Lembar Lombok Barat. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(3), 1541–1548.
Harahap, A. A. S., Salsabila, Y., & Fitria, N. (2023). Pengaruh perkembangan kemampuan pada aspek kognitif, afektif dan psikomotorik terhadap hasil belajar. Algebra: Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Sains, 3(1).
Harefa, M., Lase, N. K., & Zega, N. A. (2022). Deskripsi minat dan motivasi belajar siswa pada pembelajaran biologi. Educativo: Jurnal Pendidikan, 1(2), 381–389.
Heldanita, H. (2019). Pengembangan Kreativitas Melalui Eksplorasi. Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 3 (1), 53–64.
Jailani, M. S. (2023). Teknik pengumpulan data dan instrumen penelitian ilmiah pendidikan pada pendekatan kualitatif dan kuantitatif. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 1–9.
Kolb, D. (1984). Experiential Learning: Experience As The Source Of Learning And Development. In Journal of Business Ethics (Vol. 1).
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. (No Title).
Miller, A. E. (2019). College student thriving: A comparison of innovative extension sites to the traditional college campus. Azusa Pacific University.
Parry, J., & Allison, P. (2020). Experiential learning and outdoor education. Routledge.
Silberman, M. (2019). Active Learning: 101 Strategies To Teach Any Subject. ERIC.
Suryaningsih, Y. (2018). Ekowisata sebagai sumber belajar biologi dan strategi untuk meningkatkan kepedulian siswa terhadap lingkungan. Bio Educatio, 3(2), 279499.
Yani, A., Widowati, H., & Achyani, A. (2022). Pengembangan Model Pembelajaran Jelajah Alam Sekitar (JAS) Pada Materi Keanekaragaman Hayati Sebagai Sumber Belajar Kelas X di SMAN 1 Cukuh Balak. BIOLOVA, 3(1), 46–51.
Zahra, L. D. A., Santi, M. L., Adhani, N., Normalisa, S., Annur, S., & Sya’ban, M. F. (2024). Pemanfaatan Keanekaragaman Hayati untuk Meningkatkan Pembelajaran Sains di Pulau Bakut Kabupaten Anjir Muara. Hamzanwadi Journal of Science Education, 1(1), 10–15.
Copyright (c) 2025 Muhammad Nasrul, Muhammad Ali, Romi Adiansyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












