Keanekaragaman Jenis Mangifera Di Bantaran Sungai Desa Beringin Kencana Kecamatan Tabunganen Kalimantan Selatan

  • Syifa Fauzia Universitas Lambung Mangkurat
  • Hardiasyah Hardiasyah Universitas Lambung Mangkurat
  • Mahrudin Mahrudin Universitas Lambung Mangkurat

Abstract

Genus Mangifera memiliki 35-40 spesies yang menyebar di wilayah Asia Tropis. Genus Mangifera berhabitus pohon dengan tinggi 8-30 meter. Daunnya bertangkai dengan bentuk lanset memanjang, dengan ujung runcing, memiliki tekstur seperti kulit, dengan panjang 10-32 cm dan lebar 2- 10 cm, pada kedua belah sisi tulang daun tengah dengan jumlah 12-25 tulang daun samping; daun yang muda menggantung lemas, dan berwarna ungu tua. Sebaran tempat tumbuh umumnya berada pada dataran rendah. Salah satu tempatnya adalah bantaran sungai Desa Beringin Kencana Kecamatan Tabunganen. Tujuan pada penelitian yaitu untuk mendeskripsikan keanekaragaman jenis Mangifera didaerah tersebut. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekaatan deskriptif dengan teknik jelajah total. Hasil penelitian pada tempat tersebut menunjukkan bahwa ditemukan 9 spesies dari jenis Mangifera, yaitu Hampalam (Mangifera indica L.), Mangga Golek (Mangifera indica L.), Mangga Manalagi (Mangifera indica L.), Mangga Apel (Mangifera. indica L.), Mangga Gadung (Mangifera indica L.) yang temasuk ke dalam satu varietas, sedangkan Kweni (Mangifera odorata), Bacang (Mangifera foetida), Kasturi (Mangifera casturiĀ  Kosterm), dan Mangga Pari (Mangifera laurina Blume) merupakan spesies yang lain.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asdak C. (2003). Faktor Hutan, Geomorfologi, dan Anomali Iklim pada Bencana Longsor di Hulu DAS Cimanuk. Prosiding Semiloka Mitigasi Bencana Longsor Di Kabupaten Garut. Garut: Pemerintah Kabupaten Garut.

Esty, Poedjioetami. (2016). Penataan Ulang Kawasan Bantaran Sungai Dengan Menghadirkan Sentra Ekonomi Dan Rekreasi Kota. Surabaya: Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya.

Irwanto. (2006). Keanekaragaman Fauna Pada Habitat Mangrove. Diakses melalui www.irwantoshut.com. pada tanggal 28 Mei 2021.

Michael, P. (1995). Metode Ekologi Untuk Penyelidikan Lapangan dan Laboratorium. Jakarta: University Indonesia Press.

Oktavianto,Yoga. Sunaryo. Suryanto, Agus. (2015). Karakterisasi Tanaman Mangga (Mangifera Indica L.) Cantek, Ireng, Empok, Jempol Di Desa Tiron, Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri. Jurnal Produksi Tanaman. 3(2), 91-97.

Permadi. (2016). Panen Jutaan Rupiah Dari Usaha Budidaya Mangga. Depok: Akar Publishing.

Tjitrosoepomo, Gembong. (2013). Taksonomi Tumbuhan (Schizophyta, Thallophyta, Bryophyta, Pteridophyta). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Triani, Fuji. Ariffin. (2019). Dampak Variasi Iklim Terhadap Produktivitas Mangga (Mangifera indica) Di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Plantropic Journal of Agricultural Science. 4(1): 49-56.

Widiastuti, Libria. Tohari. Sulistyaningsih, Endang. (2004). Pengaruh Intensitas Cahaya Dan Kadar Daminosida Terhadap Iklim Mikro Dan Pertumbuhan
Published
2021-11-27