Implementasi Kewirausahaan Sosial Dalam Pengembangan Industri Rumahan Olahan Nanas Di Desa Agrowisata Tangkit Baru Muaro Jambi
Abstract
Desa Tangkit Baru merupakan sentra produksi nanas terbesar di Provinsi Jambi yang telah berkembang menjadi kawasan agrowisata berbasis pertanian lokal. Keberhasilan ini tidak hanya membawa dampak ekonomi, namun juga ikut mendorong partisipasi masyarakat, menciptakan inovasi berbasis potensi lokal dan memperkuat pemberdayaan masyarakat. Namun, kajian yang menganalisis fenomena tersebut melalui perspektif kewirausahaan sosial masih relatif terbatas. Penelitian dilakukan di Desa Agrowisata Tangkit Baru Muaro Jambi menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kewirausahaan sosial pada industri rumahan olahan nanas tercermin pada dimensi social value melalui terciptanya nilai dan manfaat sosial bagi masyarakat,dimensi civil society melalui partisipasi aktif berbagai kelompok masyarakat dalam pengelolaan usaha, dimensi innovationmelalui pengembangan inovasi produk olahan dan wisata edukasi, serta dimensi economic activity melalui munculnya berbagai sumber pendapatan baru yang mendukung perekonomian desa. Penelitian ini menunjukkan bahwa industri rumahan olahan nanas telah berkembang menjadi instrumen kewirausahaan sosial yang mampu mengintegrasikan tujuan sosial dan ekonomi secara berkelanjutan.
Kata Kunci : Kewirausahaan Sosial, Industri rumahan olahan nanas, Agrowisata Nanas
References
Aini, F., Maritsa, H., Irvan, A., Sazali, A., & Wulandari, T. (2022). Pengelolaan Limbah Nanas Tangkit Menjadi Eco-enzyme di Desa Tangkit Baru Muaro Jambi. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 2(3), 1127–1132. https://doi.org/10.54082/jamsi.376
Artha, A. S., Maseleno, A., & Hubur, A. (2024). Peran Kewirausahaan Sosial dalam Mengembangkan Model Bisnis dan Mengukur Kinerja Pengusaha. Jurnal Greenation Sosial Dan Politik, 2(3), 136–143.
Damhudi, D., Suandi, S., & Wahyuni, I. (2024). Pengaruh Produk dan Jasa Agrowisata Serta Teknologi Digital Terhadap Pendapatan Dan Kesejahteraan Petani Nanas Desa Tangkit Baru Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi. Jurnal MeA (Media Agribisnis), 9(2), 144–154.
Darwis, R. S., Raisya Saffana, S., Miranti, Y. S., & Yuandina, S. (2021). Kewirausahaan Sosial Dalam Pemberdayaan Masyarakat. In Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial e (Vol. 4, Number 2).
Efni Anita, Rabiyatul Alawiyah, & Syahrurromadhon. (2023). Analisis Strategi Bisnis Batik (Studi Pada Diana Batik Di Seberang Kota Jambi). Journal of Student Research, 1(6), 312–326. https://doi.org/10.55606/jsr.v1i6.1811
Hudayana, M. Z. F. A. N. D. B. (2020). Inisiatif Pengembangan BUMDesa sebagai Wirausaha Sosial. Bakti Budaya, 3(1), 60. https://doi.org/10.22146/bb.55501
Hulgård, L. (2010). Discourses of social entrepreneurship–Variations of the same theme. EMES European Research Network, 10(1), 2–21.
Mahendri. (2024). Pengembangan Ekonomi Kreatif Hasil Pertanian Dan Manajemen Bisnis Kecil Menengah Di Era Digital Di Desa Mekar Sari Sekotong. Jurnal Abdimas Independen, 5(1), 61–71. https://doi.org/10.29303/independen.v5i1.1082
Nurfalah, Y. (2016). Modul Pelatihan Kewirausaan Sosial. Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan PP-PAUD & DIKMAS Jawa Barat.
Rizal, A. N., Rahmadani, S., & Putri, R. J. (2025). Strategi Adaptasi Industri Batik Tulis di Kawasan Seberang Kota Jambi. Edu Sociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 8, 385–394. https://doi.org/https://doi.org/10.33627/es.v8i1.3461
Santos, F. L. A. N. D. C. L. A. N. D. F. (2023). Social Entrepreneurship as a Family Resemblance Concept with Distinct Ethical Views. Journal of Business Ethics, 191(3), 611–632. https://doi.org/10.1007/s10551-023-05468-z


.png)
.png)



